Terjemah Kitab Nashaihul Ibad Bab 8 Maqolah 4 - Ayobuatbaik
App Icon

Ayobuatbaik App

Nikmati pengalaman lebih cepat & lancar.

Kembali ke Bab 8
BAB 8 MAQOLAH 4

Terjemah Kitab Nashaihul Ibad Bab 8 Maqolah 4

 

(وَ) الْمَقَالَةُ الرَّابِعَةُ (عَنْ عُثْمَانَ رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُ أَنَّهُ قَالَ: عَلَامَةُ الْعَارِفِيْنَ ثَمَانِيَةُ أَشْيَاءَ: قَلْبُهُ) أَيْ الْعَارِفُ (مَعَ الْخَوْفِ وَالرَّجَاءِ)

Maqolah yang ke empat (Dari Utsman Radhiallahu Anhu sesungguhnya dia berkata: Tanda-tanda orang-orang yang ma'rifat itu ada delapan perkara: Hatinya) Maksudnya hati orang ma'rifat (Itu disertai rasa khouf dan roja)

وَأَصْلُ الْخَوْفِ مَعْرِفَةُ الْقَلْبِ بِجَلَالِ اللّٰهِ تَعَالَى وَقَهْرِهِ وَغِنَاهُ عَنْ جَمَيْعِ خَلْقِهِ وَشَدِيْدِ عِقَابِهِ لِمَنْ عَصَاهُ فَنَشَأَ مِنْ هٰذِهِ الْمَعْرِفَةِ حَالَةُ وَجَلٍ تُسَمَّى الْخَوْفَ وَثَمْرَتُهُ الْمَقْصُودَةُ مِنْهُ تَرْكُ الْمَعَاصِى،

Dan asal dari rasa khouf adalah mengertinya hati tentang keagungan Allah Ta'ala dan mengertinya hati tentang kekuasaan Allah dan mengertinya hati tentang tidak butuhnya Allah dari semua makhluknya dan mengertinya hati tentang kerasnya siksaan dari Allah kepada orang yang durhaka kepadanya sehingga muncul dari pengetahuan ini suatu keadaan takut yang diberi nama khouf dan buahnya khouf yang diharapkan darinya adalah meninggalkan kemaksiatan

وَأَصْلُ الرَّجَاءِ مَعْرِفَةُ الْقَلْبِ سَعَةَ رَحْمَةِ اللّٰهِ وَعَظِيْمَ فَضْلِهِ وَجَمِيْلَ وَعْدِهِ لِمَنْ أَطَاعَهُ فَيَنْشَأُ مِنْ هٰذِهِ الْمَعْرِفَةِ حَالَةُ فَرَحٍ تُسَمَّى الرَّجَاءَ وَثَمْرَتُهُ الْمَقْصُودَةُ مِنْهُ الْمُسَارَعَةُ فِى الْخَيْرَاتِ.

Dan asal dari rasa roja adalah mengertinya hati tentang luasnya rahmat Allah dan mengertinya hati tentang agungnya anugrah dari Allah dan mengertinya hati tentang indahnya janji Allah untuk orang-orang yang taat kepadanya sehingga muncul dari pengetahuan ini suatu keadaan bahagia yang diberi nama raja dan buahnya raja yang diharapkan darinya adalah bersegera dalam berbagai kebaikan.

رُوِيَ أَنَّهُ ﷺ قَالَ: [مَا اجْتَمَعَ الرَّجَاءُ وَالْخَوْفُ فِى قَلْبِ مُؤْمِنٍ إلَّا أَعْطَاهُ اللّٰهُ عَزَّ وَجَلَّ الرَّجَاءَ وَأَمَّنَهُ مِنَ الْخَوْفِ] رَوَاهُ الطَّبَرَانِيُّ.

Diriwayatkan sesungguhnya Nabi ﷺ bersabda: [Tidaklah berkumpul sifat raja dan khouf di dalam hati seorang mu'min melainkan Allah Azza Wajalla pasti akan memberikan kepadanya harapan dan memberikan rasa aman kepadanya dari rasa takut]. Telah meriwayatkan pada hadits ini Imam At-Thobroni

(وَلِسَانُهُ مَعَ الْحَمْدِ وَالثَّنَاءِ) عَلَى اللَّهِ تَعَالَى (وَعَيْنَاهُ مَعَ الْحَيَاءِ وَالْبُكَاءِ) رُوِيَ أَنَّهُ ﷺ قَالَ: [لَوْ أَنَّ بُكَاءَ دَاوُدَ وَبُكَاءَ أَهْلِ الْأَرْضِ يَعْدِلُ بُكَاءَ آدَمَ مَا عَدَلَهُ] رَوَاهُ ابْنُ عَسَاكِرَ.

(Dan lisan orang ma'rifat itu disertai memuji dan menyanjung) Kepada Allah Ta'ala (Dan kedua mata orang ma'rifat itu disertai rasa malu dan tangisan) Diriwayatkan sesungguhnya Nabi ﷺ bersabda: [Andai sesungguhnya tangisan Nabi Daud dan tangisan penduduk bumi membandingi keduanya pada tangisan Nabi Adam maka tidak akan bisa membandingi tangisan keduanya pada tangisan Nabi Adam] Telah meriwayatkan pada hadits ini Imam Ibnu Asakir

(وَإِرَادَتُهُ) أَيْ الْعَارِفُ (مَعَ التَّرْكِ وَالرِّضَا) أَيْ مَعَ تَرْكِ إرَادَةِ نَفْسِهِ وَمَعَ الرِّضَا لِإِرَادَتِهِ تَعَالَى لِنَفْسِ الْعَارِفِ فَالْعَارِفُ مُرَادٌ لَا مُرِيْدٌ (يَعْنِى) بِذٰلِكَ (تَرْكَ الدُّنْيَا وَطَلَبَ رِضَا مَوْلَاهُ).

(Dan kehendaknya) Maksudnya orang ma'rifat (Itu disertai meninggalkan dan ridho) Maksudnya disertai meninggalkan keinginan dirinya sendiri dan disertai ridho pada kehendak Allah Ta'ala untuk diri orang yang ma'rifat. Maka orang yang ma'rifat itu dikehendaki bukan menghendaki (Utsman Radhiallahu Anhu bermaksud) Dengan ucapan itu (Meninggalkan dunia dan mencari ridho tuhannya)

Ingin Berbagi Kebaikan?

Dukung program-program sosial dan dakwah kami. Setiap donasi adalah investasi akhirat.

Lihat Program Donasi

Bagikan Kebaikan