Terjemah Kitab Nashaihul Ibad Bab 7 Maqolah 6 - Ayobuatbaik
App Icon

Ayobuatbaik App

Nikmati pengalaman lebih cepat & lancar.

Kembali ke Bab 7
BAB 7 MAQOLAH 6

Terjemah Kitab Nashaihul Ibad Bab 7 Maqolah 6

 

(وَ) الْمَقَالَةُ السَّادِسَةُ (قَالَ النَّبِيُّ ﷺ: اَلدُّنْيَا دَارُ مَنْ لَا دَارَ لَهُ) لِزَوَالِهَا (وَمَالُ مَنْ لَا مَالَ لَهُ) كَذٰلِكَ (وَلَهَا يَجْمَعُ مَنْ لَا عَقْلَ لَهُ) كَامِلَ

Maqolah yang ke enam (Telah bersabda Nabi ﷺ: Dunia adalah tempat orang yang tidak ada tempat baginya) Karena kefanaan dunia (Dan dunia adalah harta orang yang tidak ada harta baginya) Juga karena kefanaannya (Dan untuk dunia menumpuk-numpuk harta orang yang tidak ada akal sehat baginya) Akal yang sempurna

(وَيَشْتَغِلُ بِشَهَوَاتِهَا مَنْ لَا فَهْمَ لَهُ وَعَلَيْهَا يَحْزَنُ مَنْ لَا عِلْمَ لَهُ، وَلَهَا يَحْسُدُ مَنْ لَا لُبَّ لَهُ) وَاللُّبُّ هُوَ الْعَقْلُ الْمُنَوِّرُ بِنُوْرِ الْقُدْسِ الصَّافِيِّ عَنْ قُشُوْرِ الْأَوْهَامِ (وإلَيْهَا يَسْعَى) أَيْ يَذْهَبُ (مَنْ لَا يَقِيْنَ لَهُ) أَيْ مَنْ لَا طُمَأْنِيْنَةَ لِقَلْبِهِ.

(Dan sibuk dengan syahwat dunia orang yang tidak ada pemahaman baginya dan karena dunia bersedih orang yang tidak ada ilmu baginya, dan untuk dunia iri orang yang tidak ada fikiran baginya) Dan lafadz لُبُّ maknanya yaitu aqal yang bisa menerangi dengan cahaya dari Allah yang murni dari kulit-kulit pemahaman yang salah (Dan kepada dunia akan berjalan) Maksudnya pergi (Orang yang tidak ada keyakinan baginya) Maksudnya orang yang tidak ada kepercayaan pada hatinya

رُوِيَ أَنَّهُ ﷺ قَالَ: [إِنْ كَانَ خَرَجَ يَسْعَى عَلَى وَلَدِهِ صِغَارًا فَهُوَ فِى سَبِيْلِ اللّٰهِ وَإِنْ كَانَ خَرَجَ يَسْعَى عَلَى أَبَوَيْنِ شَيْخَيْنِ كَبِيْرَيْنِ فَهُوَ فِى سَبِيلِ اللّٰهِ وَإِنْ كَانَ خَرَجَ يَسْعَى عَلَى نَفْسِهِ يُعِفُّهَا فَهُوَ فِى سَبِيْلِ اللّٰهِ وَإِنْ كَانَ خَرَجَ يَسْعَى رِيَاءً وَمُفَاخَرَةً فَهُوَ فِى سَبِيْلِ الشَّيْطَانِ] رَوَاهُ الطَّبْرَانِيُّ.

Diriwayatkan sesungguhnya Nabi ﷺ bersabda: [Jika ada orang yang keluar rumah dia berusaha untuk anaknya yang kecil maka dia berada di jalan Allah dan jika ada orang yang keluar rumah dia berusaha untuk kedua orang tua yang sudah tua keduanya dan renta keduanya maka dia berada di jalan Allah dan jika ada orang yang keluar rumah dia berusaha untuk dirinya menjaga dirinya dari meminta maka dia berada di jalan Allah dan jika ada orang yang keluar rumah dia berusaha karena ria dan berbangga-bangga maka dia berada di jalan setan] Telah meriwayatkan pada hadits ini Imam At-Thabrani.

Ingin Berbagi Kebaikan?

Dukung program-program sosial dan dakwah kami. Setiap donasi adalah investasi akhirat.

Lihat Program Donasi

Bagikan Kebaikan