(وَقَلْبُ الْقَانِعِ) أي الرَّاضِى بِالْقِسْمَةِ (أَغْنَى مِنَ الْبَحْرِ وَقَلْبُ الْمُنَافِقِ أَشَدُّ) قَسْوَةً (مِنَ الْحَجَرِ) فَإِنَّ الْحَجَرَ يَتَأَثَّرُ بِالْحَدِيْدِ وَبِمُرُوْرِ الْحَبْلِ وَالْمَطَرِ مَعَ طُوْلِ الزَّمَنِ بِخِلَافِ قَلْبِ الْمُنَافِقِ فَإِنَّهُ لَا يَتَأَثَّرُ بِأَنْوَاعِ الْمَوَاعِظِ
(Dan hati orang yang qona'ah) Maksudnya ridho dengan bagian dari Allah (Itu lebih kaya daripada lautan dan hati orang munafik itu lebih berat) kerasnya (daripada batu) Karena sesungguhnya batu itu dapat membekas oleh besi dan oleh gesekan tali dan oleh hujan dengan lamanya waktu berbeda dengan orang munafik karena sesungguhnya hati orang munafik itu tidak akan membekas dengan berbagai macam nasihat.
(وَالسُّلْطَانُ الْجَائِرُ أَحَرُّ) أَيْ أَشَدُّ حَرًّا (مِنَ النَّارِ وَالْحَاجَةُ إِلَى اللَّئِيْمِ) أَيْ طَلَبُ الْحَاجَةِ مِنَ الشَّحِيْحِ النَّفْسِ وَالدَنِيْءِ الْأَصْلِ (أَبْرَدُ مِنَ الزَّمْهَرِيْرِ) أَيْ شِدَّةِ الْبَرْدِ
(Dan penguasa yang dzolim itu lebih panas) Maksudnya sangat panas (Daripada api dan butuh kepada orang yang tercela) Maksudnya meminta kebutuhan dari orang yang pelit sifatnya dan dari orang yang hina asalnya (Itu lebih dingin daripada zamharir) Maksudnya sesuatu yang sangat dingin
(وَالصَّبْرُ أَمَرُّ) أَيْ أَشَدُّ مُرًّا (مِنَ السُّمِّ، وَقِيْلَ: اَلنَّمِيْمَةُ أََمَرُّ مِنَ السُّمِّ) رُوِيَ أَنَّهُ قَالَ: [لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَتَّاتٌ] رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ وَأَبُوْ دَاوُدَ وَهُوَ بِفَتْحِ الْقَافِ وَتَشْدِيْدِ التَّاءِ: أَيْ نَمَّامٌ كَمَا فِى رِوَايَةٍ. وَرُوِيَ أَنَّهُ ﷺ قَالَ: [لَيْسَ مِنِّي ذُو حَسَدٍ وَلَا نَمِيْمَةٍ وَلَا كَهَانَةٍ وَلَا أَنَا مِنْهُ].
(Dan sabar itu lebih pahit) Maksudnya sangat pahit (Daripada racun, dan dikatakan: Namimah itu lebih pahit daripada racun) Diriwayatkan sesungguhnya Nabi bersabda: [Tidak akan masuk surga orang yang suka adu domba] Telah meriwayatkan pada hadits ini Imam Bukhari dan Imam Muslim Dan Imam Abu Daud. Lafadz قتات dengan memfathahkan huruf ق dan tasydid pada huruf ت: Maksudnya adalah orang yang suka adu domba. Sebagaimana dalam riwayat sesungguhnya Nabi ﷺ bersabda: [Bukan termasuk golongan umatku orang yang dengki dan bukan termasuk golongan umatku orang yang suka adu domba dan bukan termasuk golongan umatku seorang dukun dan aku tidaklah termasuk dari golongan itu].
Ingin Berbagi Kebaikan?
Dukung program-program sosial dan dakwah kami. Setiap donasi adalah investasi akhirat.
Lihat Program Donasi