(وَ) الْمَقَالَةُ الرَّابِعَةُ (عَنْ عُثْمَانَ رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُ أَنَّهُ قَالَ فِى) تَفْسِيْرِ (قَوْلِهِ تَعَالَى: ﴿وَكَانَ تَحْتَهُ كَنْزٌ لَّهُمَا﴾ [الكهف: الآية ٨٢]) أَيْ يَتِيْمَيْنِ هُمَا أَصْرَمُ وَصَرِيْمُ
Maqolah yang ke empat (Dari Utsman Radhiallahu Anhu Sesungguhnya dia berkata mengenai) Tafsir (Firman Allah Ta'ala: ﴾Dan ada di bawahnya harta simpanan milik kedua anak yatim itu﴿ [Q.S Al-Kahfi: Ayat 82]) Maksudnya kedua anak yatim mereka adalah ashrom dan shorim
(﴿وَكَانَ أَبُوْهُمَا صَلِحًا﴾ [الكهف: الآية ٨٢]) اِسْمُهُ كَاشِحٌ (اَلْكَنْزُ لَوْحٌ مِنْ ذَهَبٍ وَعَلَيْهِ، أَيْ اللَّوْحِ، سَبْعَةُ أَسْطُرٍ مَكْتُوْبٌ فِى إِحْدَاهَا) أَيْ السَّبْعَةِ
(﴾Dan bapak dari kedua anak yatim itu adalah orang yang sholeh﴿ [Q.S Al-Kahfi: Ayat 82]) Namanya adalah Kasyih (Harta simpanan itu berupa papan dari emas dan di atasnya maksudnya di atas papan emas ada tujuh baris tulisan ditulis pada salah satunya) Maksudnya dari yang tujuh
(عَجِبْتُ لِمَنْ عَرَفَ الْمَوْتَ) أَنَّهُ وَاقِعٌ يَقِيْنًا (وَهُوَ يَضْحَكُ) فِى السِّخْرِى بِكَسْرِ السِّيْنِ
(Aku heran kepada orang yang tau kematian) Sesungguhnya kematian itu akan terjadi dengan yakin (Sedangkan dia tertawa) Dalam mengejek. lafadz اَلسِّخْرِ divaca dengan kasroh pada huruf س.
(وَعَجِبْتُ لِمَنْ عَرَفَ الدُّنْيَا فَانِيَةً وَهُوَ يَرْغَبُ فِيْهَا) وَيَتَوَجَّهُ إِلَى اِشْتِغَالِهَا
(Dan aku heran kepada orang yang mengerti dunia akan rusak sedangkan dia berhasrat pada dunia) dan dia menghadap pada kesibukan dunia
(وَعَجِبْتُ لِمَنْ عَرَفَ أَنَّ الْْأُمُوْرَ بِأَقْدَارٍ) أَيْ بِتَقْدِيْرِ اللّٰهِ إِيَّاهَا (وَهُوَ يَغْتَمُّ) أَيْ يَحْزَنُ (لِلْفَوَاتِ) أَيْ لِفَوَاتِ تِلْكَ الْأُمُوْرِ
(Dan saya heran kepada orang yang mengetahui bahwa segala urusan itu dengan batas takdir) Maksudnya dengan takdir Allah kepada semua perkara (Sedangkan dia bersedih) Maksudnya bersedih (karena kehilangan) Maksudnya karena kehilangan perkara-perkara itu
(وَعَجِبْتُ لِمَنْ عَرَفَ الْحِسَابَ) بِالْمُنَاقَشَةِ (وَهُوَ يَجْمَعُ مَالًا، وَعَجِبْتُ لِمَنْ عَرَفَ النَّارَ) أَيْ دَارَ الْعِقَابِ (وَهُوَ يَذْنَبُ) أَيْ وَالْحَالُ أَنَّهُ يَفْعَلُ الْإِثْمَ
(Dan aku heran kepada orang yang mengetahui hisab) Dengan perdebatan (Sedangkan dia mengumpulkan harta, dan aku heran kepada orang yang mengetahui neraka) Maksudnya tempat siksa (Sedangkan dia berbuat dosa) Maksudnya keadaan sesungguhnya orang itu berbuat dosa.
(وَعَجِبْتُ لِمَنْ عَرَفَ الْجَنَّةَ) أَيْ دَارَ الثَّوَابِ (يَقِيْنًا وَهُوَ يَسْتَرِيْحُ بِالدُّنْيَا) أَيْ يُقْبِلُ الرَّاحَةَ بِالدُّنْيَا
(Dan aku heran kepada orang yang mengetahui surga) Maksudnya tempat pahala (Dengan yakin sedangkan dia bersantai dengan dunia) Maksudnya ia menghadapi kenyamanan dengan dunia
(وَعَجِبْتُ لِمَنْ عَرْفَ الشَّيْطَانَ عَدُوًّا) لَهُ (فَأَطَاعَهُ) فِى دُعَائِهِ إِلَى الْمَعَاصِى.
(Dan aku heran kepada orang yang mengetahui setan sebagai musuh) Baginya (Kemudian dia menta'ati setan) Dalam ajakannya menuju kemaksiatan.
Ingin Berbagi Kebaikan?
Dukung program-program sosial dan dakwah kami. Setiap donasi adalah investasi akhirat.
Lihat Program Donasi