Terjemah Kitab Nashaihul Ibad Bab 6 Maqolah 16 - Ayobuatbaik
App Icon

Ayobuatbaik App

Nikmati pengalaman lebih cepat & lancar.

Kembali ke Bab 6
BAB 6 MAQOLAH 16

Terjemah Kitab Nashaihul Ibad Bab 6 Maqolah 16

 

(و) الْمَقَالَةُ السَّادِسَةَ عَشْرَةَ (قَالَ يَحْيَى بْنُ مُعَاذٍ رَحِمَهُ اللّٰهُ: مِنْ أَعْظَمِ الْاِغْتِرَارِ) أَيْ اَلْاِجْتِرَاءِ عَلَى اللّٰهِ تَعَالَى (عِنْدِيْ اَلتَّمَادِي) أَيْ اَلْمُلَازَمَةُ (فِى الذُّنُوْبِ عَلَى رَجَاءِ الْعَفْوِ) أَيْ مَعَ رَجَاءِ مَحْوِ ذُنُوبِهِ (مِنْ غَيْرِ نَدَامَةٍ) أَيْ تَوْبَةٍ مِنْهَا

Maqolah yang ke enam belas (Telah berkata Yahya Bin Mu'adz Rahimahullah: Dari sebagian penipuan terbesar) Maksudnya lancang kepada Allah Ta'ala (Menurut saya adalah terus menerus) Maksudnya terus menerus (Dalam dosa-dosa dengan harapan dima'afkan) Maksudnya dengan harapan dihapus dosa-dosanya (Tanpa menyesal) Maksudnya tanpa taubat dari dosa-dosa

(وَتَوَقُّعُ الْقُرْبِ) أَيْ اِنْتِظَارُ حُصُوْلِ الْمَرْتَبَةِ (مِنَ اللّٰهِ تَعَالى بِغَيْرِ طَاعَةٍ) بَلْ بِالتَّعْطِيْلِ (وَانْتِظَارُ زَرْعِ الْجَنَّةِ بِبَذْرِ النَّارِ) أَيْ اِنْتِظَارُ نَعِيْمِ الْجَنَّةِ بِفِعْلِ الْمَعَاصِي

(Dan mengharapkan kedekatan) Maksudnya menunggu hasilnya martabat (Dari Allah Ta'ala tanpa melakukan keta'atan) Bahkan dengan menganggur (Dan menunggu tanaman surga dengan menabur benih neraka) Maksudnya menunggu kenikmatan-kenikmatan surga dengan melakukan kemaksiatan.

(وَطَلَبُ دَارِ الْمُطِيْعِيْنَ بِالْمَعَاصِي) أَيْ طَلَبُ دُخُوْلِ الْجَنَّةِ مِنْ غَيْرِ طَرِيقِهَا بَلْ بِمُخَالَفَةِ أَمْرِ اللّٰهِ تَعَالَى قَالَ تَعَالَى [اِنَّمَا تُجْزَوْنَ مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ]

(Dan mencari tempat orang-orang yang ta'at dengan kemaksiatan) Maksudnya menuntut masuk surga tanpa menempuh jalan menuju surga bahkan dengan menyelisihi perintah dari Allah Ta'ala. Allah ta'ala berfirman: [Sesungguhnya kalian hanya dibalas dengan sesuatu yang telah kalian kerjakan].

(وَانْتِظَارُ الْجَزَاءِ) بِالْخِصَالِ الَّتِي تُؤَدِّي إلَى الرَّاحَةِ (بِغَيْرِ عَمَلٍ) صَالِحٍ يُوْصِلُ إِلَى ذٰلِكَ

(Dan menunggu balasan) dengan perkara-perkara yang mendatangkan ketenangan (Tanpa beramal) Sholih yang bisa menyampaikan dia pada perkara itu

(وَالتَّمَنِّى عَلَى اللّٰهِ عَزَّ وَجَلَّ مَعَ الِْافْرَاطِ) أَيْ مُجَاوَزَةِ حَدِّ الِاعْتِدَالِ (قَالَ الشَّاعِرُ) مِنْ بَحْرِ الْبَسِيْطِ:

(Dan berangan-angan kepada Allah Azza Wajalla serta melewati batas) Maksudnya melewati batas kewajaran (Telah berkata seorang penya'ir) Dari Bahar Basit:

اِنَّ السَّفِيْنَةَ لَا تَجْرِى عَلَى الْيَبِسِ) * (يَرْجُو النَّجَاةَ وَلَا يَسْلُكْ مَسَالِكَهَا
(Dia mengharapkan keselamatan sedangkan dia tidak mau menempuh jalan-jalan menuju keselamatan * Sesungguhnya perahu itu tidak akan melewat di atas daratan yang kering)

 

Ingin Berbagi Kebaikan?

Dukung program-program sosial dan dakwah kami. Setiap donasi adalah investasi akhirat.

Lihat Program Donasi

Bagikan Kebaikan