Terjemah Kitab Nashaihul Ibad Bab 5 Maqolah 26 - Ayobuatbaik
App Icon

Ayobuatbaik App

Nikmati pengalaman lebih cepat & lancar.

Kembali ke Bab 5
BAB 5 MAQOLAH 26

Terjemah Kitab Nashaihul Ibad Bab 5 Maqolah 26

 

(وَ) الْمَقَالَةُ السَّادِسَةُ وَالْعِشْرُوْنَ (قَالَ النَّبِيُّ ﷺ : سَيَأْتِى عَلَى أُمَّتيْ زَمانٌ يُحِبُّوْنَ الْخَمْسَ) مِنَ الْأَشْيَاءِ (وَيَنْسَوْنَ الْخَمْسَ) مِنَ الْأُمُوْرِ (يُحِبُّوْنَ الدُّنْيَا ويَنْسَوْنَ الْآخِرَةَ، وَيُحِبُّوْنَ الْحَيَاةَ ويَنْسَوْنَ الْمَوْتَ)

Maqolah yang ke dua puluh enam (Nabi ﷺ bersabda: Akan datang atas umatku suatu zaman mereka mencintai lima) Dari perkara (Dan mereka melupakan lima) Dari perkara (Mereka mencintai dunia dan mereka melupakan akhirat, dan mereka mencintai hidup dan mereka melupakan kematian).

وَعَنْ عَائِشَةَ عَنْ رَسُوْلِ اللّٰهِ ﷺ قَالَ: [مَن قَالَ فِى كُلِّ يَوْمٍ خَمْسًا وعَشِرْينَ مرَّةً: اللّٰهُمَّ بَارِكْ لِيْ فِى الْمَوْتِ وَفِيْمَا بَعْدَ الْمَوْتِ ثُمَّ مَاتَ عَلَى فِرَّاشِهِ أَعْطَاهُ اللّٰهُ أَجْرَ شَهِيدٍ] رَوَاهُ الطَّبْرَانِيُّ.

Dari Aisyah Radhiallahu Anha dari Rasulullah ﷺ bersabda: [Barang siapa yang berkata setiap hari dua puluh lima kali: Ya Allah semoga Engkau memberkahi untukku dalam kematian dan dalam perkara sesudah kematian kemudian dia mati di atas kasurnya maka Allah pasti akan memberikan ia ganjaran orang mati syahid]. Telah meriwayatkan pada hadits ini Imam Thabrani.

(وَيُحِبُّونَ الْقُصُوْرَ) وَهِيَ دِيَارٌ كَبِيْرَةٌ مُحَصَّنَةٌ بِالْحِيْطَانِ (ويَنْسَوْنَ القُبُورَ) وَأَهْوَالَهَا (ويُحِبُّوْنَ الْمَالَ ويَنْسَوْنَ الْحِسَابَ)

(Dan mereka akan mencintai gedung-gedung tinggi) Yaitu bangungan-bangunan yang besar yang dibentengi dengan tembok (Dan mereka akan melupakan qubur) dan kengerian kubur (Dan mereka akan mencintai harta dan mereka akan melupakan hisab).

رُوِيَ أَنَّهُ ﷺ قَالَ: [الزُّهْدُ أَنْ تُحِبَّ مَا يُحِبُّ خَالِقُكَ وأَنْ تُبْغِضَ مَا يُبْغِضُ خَالِقُكَ وأَنْ تَخْرُجَ مِنْ حَلَالِ الدُّنْيَا كَمَا تَخْرُجُ مِنْ حَرَامِهَا، فَإِنَّ حَلَالَهَا حِسَابٌ وحَرَامَهَا عَذَابٌ، وَأَنْ تَرْحَمَ الْمُسْلِمِيْنَ كَمَا تَرْحَمُ نَفْسَكَ، وأَنْ تَتَحَرَّجَ عَنِ الْكَلَامِ فِيْمَا لَا يَعْنِيْكَ كَمَا تَتَحَرَّجُ مِنَ الْحَرَامِ،

Diriwayatkeun sesungguhnya Nabi ﷺ bersabda: [Zuhud adalah hendaknya kamu mencintai sesuatu yang penciptamu cintai dan hendaknya kamu membenci sesuatu yang penciptamu benci dan hendaknya kamu meninggalkan dari halalnya dunia sebagaimana engkau meninggalkan dari haramnya dunia, karena sesungguhnya halalnya dunia itu adalah hisab dan haramnya dunia itu adalah adzab, dan hendaknya kamu berbelas kasih kepada umat islam sebagaimana kamu berbelas kasih pada dirimu sendiri, dan hendaknya kamu menghindari perkataan-perkataan mengenai sesuatu yang tidak berguna untukmu sebagaimana kamu menghindari keharaman

وَأَنْ تَتَحَرَّجَ عَنْ كَثْرَةِ الْأَكْلِ كَمَا تَتَحَرَّجُ عَنِ الْمَيْتَةِ الَّتِي اشْتَدَّ نَتْنُهَا، وأَنْ تَتَحَرَّجَ مِنْ حُطَامِ الدُّنْيَا وزِيْنَتِهَا كَمَا تَتَحَرَّجُ مِنَ النَّارِ، وأَنْ تُقَصِّرَ أَمَلَكَ فِي الدُنْيَا فَهْذَا هُوَ الزُّهْدُ في الدُّنْيا] رَوَاهُ الدَّيْلَمِيُّ.

Dan hendaknya kamu menghindar dari banyak makan sebagaimana kamu menghindar dari bangkai yang sangat kuat busuknya, dan hendaknya kamu menghindar dari menumpuk-numpuk dunia dan gemerlapnya dunia sebagaimana kamu menghindar dari neraka, dan hendaknya kamu memendekkan angan-angan kosongmu tentang dunia maka ini adalah zuhud di dunia]. Telah meriwayatkan pada hadits ini Imam Ad-Dailami.

(وَيُحِبُّوْنَ الْخَلْقَ ويَنْسَوْنَ الْخَالِقَ) فَالشَّخْصُ إِذَا أَمَلَ نَسِيَ الْمَوْتَ وَأَهْوَالَ الْآخِرَةِ وَرَغِبَ فِى الدُّنْيَا وَعِشْرَةِ الْخَلْقِ فَيَقْسُوْ قَلْبُهُ ضَرُوْرَةً وَيَنْشَأُ عَنْهَا تَرْكُ الطَّاعَةِ وَالْكَسَلُ عَنْ زَادِ الْآخِرَةِ وَالتَّسْوِيْفُ بِالتَّوْبَةِ،

(Dan mereka akan mencintai makhluk dan mereka akan melupakan sang pencipta) Karena seseorang ketika ia berangan-angan maka pasti ia akan lupa pada kematian dan lupa pada kengerian akhirat dan ia akan suka pada dunia dan suka bersama makhluk sehingga akan menjadi keras hatinya karena kebutuhan, dan akan timbul dari sikap yang demikian itu meninggalkan keta'atan dan malas beribadah untuk bekal akhirat dan menunda-nunda pada taubat.

وَمَرَّ ﷺ بِمَجْلِسٍ قَدْ اِسْتَعْلَاهُ الضَّحِكُ، فَقَالَ: [شُوْبُوْا مَجَالِسَكُمْ بِمُكَدِّرِ اللَّذَّاتِ، قَالُوْا: ومَا مُكَّدِّرُ اللَّذَّاتِ؟ قَالَ: الْمَوْتُ].

Telah lewat Nabi ﷺ pada suatu majlis yang benar-benar telah memenuhi pada majlis itu gelak tawa, lalu Nabi bersabda: [Campurkanlah oleh kalian pada majlis-majlis kalian dengan sesuatu yang dapat mengganggu kenikmatan, mereka berkata: apa yang dapat mengganggu kenikmatan? Nabi bersabda: Mati].

Ingin Berbagi Kebaikan?

Dukung program-program sosial dan dakwah kami. Setiap donasi adalah investasi akhirat.

Lihat Program Donasi

Bagikan Kebaikan