Terjemah Kitab Nashaihul Ibad Bab 9 Maqolah 3 - Ayobuatbaik
App Icon

Ayobuatbaik App

Nikmati pengalaman lebih cepat & lancar.

Kembali ke Bab 9
BAB 9 MAQOLAH 3

Terjemah Kitab Nashaihul Ibad Bab 9 Maqolah 3

 

(وَ) الْمَقَالَةُ الثَّالِثَةُ: (قَالَ عُمَرُ رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُ: إنَّ ذُرِّيَّةَ الشَّيْطَانِ) أَيْ أَوْلَادَ إبْلِيْسَ اِسْمُهُ عَزَازِيْلُ (تِسْعَةٌ: زَلِيْتُوْنَ، وَوَثِيْنٌ، وَلَقُوْسٌ) وَيُقَالُ: لَاقِسٌ (وَأَعْوَانُ، وَهَفَافٌ، وَمُرَّةٌ) بِضَمِّ الْمِيْمِ وَتَشْدِيْدِ الرَّاءِ، وَكُنْيَةُ إبْلِيْسَ أَبُوْمُرَّةَ. (وَمَسُوْطٌ، وَدَاسِمٌ، وَوَلْهَانُ.

Maqolah yang ke tiga: (Telah berkata Umar Radhiallahu Anhu: Sesungguhnya keturunan setan) Maksudnya anak-anak Iblis. Nama iblis adalah Azazil (Ada sembilan: Zalitun dan Watsin dan Laqus) Dan dikatakan: Laqis (Dan A'wan dan Happap dan Murrah) Lafadz مرة dengan mendhommahkan huruf م dan mentasydid huruf ر. Dan kunyah dari Iblis adalah Abu Murrah (Dab Masut dan Dasim dan Walhan)

فَأَمَّا زَلِيْتُوْنَ فَهُوَ صَاحِبُ الْأَسْوَاقِ فَيَنْصِبُ فِيْهَا رَايَتَهُ) أَيْ لِوَاءَهُ، وَعِنْدَ بَعْضِهِمْ أَنَّ هٰذَا يُقَالُ لَهُ: زَلَّنْبُوْرٌ بِزَايٍ مَفْتُوْحَةٍ وَلَامٍ مُشَدَّدَةٍ بَعْدَهَا نُوْنٌ فَمُوَحَّدَةٌ آخِرُهُ رَاءٌ.

Adapun setan Zalitun, maka dia adalah setan yang menyertai pasar. Dia menancapkan di dalam pasar benderanya) Maksudnya, panjinya. Dan menurut sebagian ulama, sesungguhnya dia ini disebut dengan nama: Zalanbur, dengan huruf ز yang difathahkan, dan huruf ل yang ditasydid, setelah hruf ل adalah huruf ن, kemudian huruf ب dengan satu titik, dan akhir lafadz زلنبور adalah huruf ر.

وَهُوَ فِى كُلِّ سُوْقٍ يُزَيَّنُ لِلْبَائِعِيْنَ اللَّغْوَ وَالْحَلْفَ الْكَاذِبَ وَمَدْحَ السِّلْعَةِ وَتَطْفِيْفَ الْكَيْلِ وَالْمِيْزَانِ. وَفِى الْقَامُوْسِ: عَمَلُ زَلَنْبُوْرٍ أَنْ يُفَرِّقَ بَيْنَ الرَّجُلِ وَأَهْلِهِ وَيُبَصِّرَ الرَّجُلَ عُيُوْبَ أَهْلِهِ.

Dan dia ada di setiap pasar, dia menghiasi para penjual dengan perbuatan sia-sia, sumpah palsu, memuji barang dagangan, serta mengurangi takaran dan timbangan. Dan dalam kitab Al-Qāmūs disebutkan: Pekerjaan Zalanbur adalah memecah belah antara seorang laki-laki dengan keluarganya dan dia memperlihatkan kepada laki-laki itu aib-aib keluarganya.

(وَأَمَّا وَثِيْنٌ فَهُوَ صَاحِبُ الْمُصِيْبَاتِ) وَقِيْلَ: اِسْمُ شَيْطَانِ الْمُصِيْبَةِ تَبْرٌ بِفَوْقِيَّةٍ فَمُوَحَّدَةٍ فَرَاءٍ. فَهُوَ يُزَيِّنُ الصِّيَاحَ وَلَطْمَ الْخُدُوْدِ وَنَحْوَهُ.

(Dan adapun setan Watsin maka dia adalah setan yang menyertai musibah) Dan dikatakan : Nama setan musibah adalah Tabr dengan huruf ت titik dua di atasnya kemudian huruf ب titik satu di bawahnya dan huruf ر. Dialah yang menghiasi perbuatan berteriak-teriak, menampar pipi, dan sejenisnya.

(وَأَمَّا أَعْوَانُ فَهُوَ صَاحِبُ السُّلْطَانِ) فَيُزَيِّنُهُ بِالْمَظَالِمِ.

(Dan adapun setan A'wan dia adalah setan yang menyertai penguasa) Maka dia menghiasi penguasa dengan perbuatan perbuatan dzolim

(وَأَمَّا هَفَافٌ فَهُوَ صَاحِبُ الشَّرَابِ) أَيْ الْمُسْكِرَاتِ.

(Dan adapun setan Haffaf maka dia adalah setan yang menyertai minuman) Maksudnya minuman-minuman yang memabukkan.

(وَأَمَّا مُرَّةٌ فَهُوَ صَاحِبُ الْمَزَامِيْرِ) فَيُزَيِّنُ فِيْهِ مَنْ يَنْفُخُ فِى الْمِزْمَارِ بِكَسْرِ الْمِيْمِ.

(Dan adapun setan Murrah maka dia adalah setan yang menyertai seruling-seruling) Maka dia menghiasi ke dalamnya pada orang yang meniup seruling. Lafadz مُرَّةٌ dengan mengkasrahkan huruf م.

(وَأَمَّا لَقُوْسٌ فَهُوَ صَاحِبُ الْمَجُوْسِ) وَقِيْلَ: أَنَّ لَاقِسَ وَوَلْهَانَ صَاحِبَا الطَّهَارَةِ وَالصَّلَاةِ وَهُمَا اللَّذَانِ يُوَسْوِسَانِ فِيهِمَا. وَذَكَرَ بَعْضُهُمْ بَدَلَ هٰؤُلَاءِ الثَّلَاثَةِ ثَلَاثَةً:

(Dan adapun setan Laqus maka dia adalah setan yang menyertai para pemeluk Majusi) Dan dikatakan bahwa Laqis dan Walhan keduanya adalah setan yang menyertai dalam hal bersuci dan salat, dan mereka berdua yang membisikkan waswas dalam keduanya. Dan telah menyebut sebagian dari ulama sebagai pengganti tiga setan laqis laqus dan walhan dengan tiga setan yang lain:

الْأَعْوَرُ وَهُوَ شَيْطَانُ الزِّنَا يَنْفُخُ فِى إِحْلِيْلِ الرَّجُلِ وَعَجُزِ الْمَرْأَةِ.

Setan A'war. Dia adalah setan zina dia meniup pada kemaluan laki-laki dan pantat perempuan.

وَالْوَسْنَانُ بِوَاوٍ مَفْتُوْحَةٍ وَسِيْنٍ مُهْمَلَةٍ سَاكِنَةٍ وَنُوْنَيْنِ بَيْنَهُمَا أَلِفٌ وَهُوَ شَيْطَانُ النَّوْمِ يُثْقِلُ الرَّأْسَ وَالْأَجْفَانَ عَنْ الْقِيَامِ إلَى الصَّلَاةِ وَنَحْوِهَا وَيُوْقِظُ إلَى الْقَبِيْحِ مِنْ زِنًا وَنَحْوِهِ.

Dan setan Wasnan, dengan huruf و yang difatḥahkan, huruf س yang tidak bertitik dan berharakat sukun, serta dua huruf nun yang di antaranya terdapat alif. Dia adalah setan tidur. Dia memberatkan kepala dan kelopak mata dari berdiri menuju shalat dan semisalnya, serta membangunkan kepada keburukan seperti zina dan yang semisalnya).

وَالْأَبْيَضُ بِمُوَحَّدَةٍ فَتَحْتِيَةٍ فَضَادٍ مُعْجَمَةٍ وَهُوَ مُوَكَّلٌ بِالْأَنْبِيَاءِ وَالْأَوْلِيَاءِ. أَمَّا الْأَنْبِيَاءُ فَسَلِمُوْا مِنْهُ وَأَمَّا الْأَوْلِيَاءُ فَهُمْ مُجَاهِدُوْنَ لَهُ، فَمَنْ سَلَّمَهُ اللّٰهُ سَلِمَ، وَمَنْ أَغْوَاهُ غَوَى.

Dan setan Abyad dengan huruf ب dengan titik satu kemudian huruf ي dengan titik dua kemudian huruf ض dengan titik satu dia adalah setan yang dipercayakan pada para Nabi dan para wali. Adapun para Nabi maka mereka selamat darinya dan adapun para wali maka mereka berjihad melawannya. Barang siapa yang telah Allah selamatkan dirinya maka dia pasti selamat dan barang siapa yang Allah sesatkan dirinya maka dia pasti tersesat.

(وَأَمَّا مَسُوْطٌ) بِسِيْنٍ مُهْمَلَةٍ مَضْمُوْمَةٍ آخِرُهُ طَاءٌ مُهْمَلَةٌ، وَيُقَالُ: مَطُوْنٌ بِمِيْمٍ مَفْتُوْحَةٍ فَطَاءٍ مُهْمَلَةٍ آخِرُهُ نُوْنٌ. (فَهُوَ صَاحِبُ الْأَخْبَارِ) الْكَاذِبَةِ (يُلْقِيْهَا فِى أَفْوَاهِ النَّاسِ) أَيْ عَلَى أَلْسِنَتِهِمْ (وَلَا يَجِدُوْنَ لَهَا) أَيْ الْأَخْبَارِ (أَصْلًا) يُسْتَنَدُ إلَيْهِ.

(Dan adapun setan Masut) Dengan huruf س yang tidak bertitik yang di dhommahkan, akhir lafadz مسوط adalah huruf ط yang tidak bertitik dan dikatakan: Matun dengan huruf mim yang difathahkan kemudian huruf ط, akhir dari lafadz مطون adalah huruf ن. (Dia adalah setan yang menyertai berita-berita) Yang dusta (Dia mengajarkan berita-berita bohong pada mulut-mulut manusia) Maksudnya pada lidah mereka (dan mereka tidak menemukan darinya) Maksudnya dari berita-berita itu (dasar) Yang bisa dijadikan sandaran padanya.

(وَأَمَّا الدَّاسِمُ) بِدَالٍ وَسِينٍ مُهْمَلَتَيْنِ بَيْنَهُمَا أَلِفٌ (فَهُوَ صَاحِبُ الْبُيُوْتِ إذَا دَخَلَ الرَّجُلُ الْمَنْزِلَ وَلَمْ يُسَلِّمْ) عَلَى أَهْلِهِ

(Dan adapun setan Dasim) Dengan huruf د dan س yang tidak bertitik di antara keduanya terdapat huruf ا (Maka dia adalah setan yang menyertai rumah-rumah apabila masuk seorang lelaki pada tempat tinggalnya dan dia tidak mengucapkan salam) Kepada keluarganya

(وَلَمْ يَذْكُرِ اسْمَ اللّٰهِ تَعَالَى أَوْقَعَ فِيْمَا بَيْنَهُمُ الْمُنَازَعَةَ) أَيْ الْمُخَاصَمَةَ وَالْمُخَالَفَةَ (حَتَّى يَقَعَ الطَّلَاقُ وَالْخَلْعُ وَالضَّرْبُ) أَيْ إنَّ الدَّاسِمَ يَسْعَى فِى إثَارَةِ الْخِصَامِ بَيْنَ الزَّوْجَيْنِ لِيُفَرِّقَ بَيْنَهُمَا،

(Dan tidak menyebut nama Allah Ta'ala. Dia menyebabkan di antara mereka pertengkaran) Maksudnya perselisihan dan perdebatan (hingga terjadi perceraian dan khulu dan pemukulan) Maksudnya sesungguhnya setan Dasim berusaha menimbulkan perselisihan antara suami istri agar dia dapat memisahkan antara keduanya

وَقِيْلَ: إِنَّهُ اسْمُ شَيْطَانِ الطَّعَامِ يَأْكُلُ مَعَ الْإِنْسَانِ وَيَدْخُلُ الْمَنْزِلَ إِنْ لَمْ يَسُمَّ عِنْدَ طَعَامِهِ وَدُخُوْلِهِ، وَيُدَامُ عَلَى الْفِرَاشِ وَيَلْبَسُ الْثِيَابَ إِنْ لَمْ تَكُنْ مَطْوِيَّةً وَلَمْ يَذْكُرِاسْمَ اللّٰهِ عَلَيْهَا.

Dan dikatakan: Sesungguhnya Dasim adalah nama setan makan dia makan bersama manusia dan dia masuk pada rumah manusia jika manusia tidak membaca saat dia makan dan saat dia masuk. Dia terus menerus berada di atas tempat tidur dan memakai pakaian yang tidak dilipat serta tidak menyebut nama Allah atasnya

(وَأَمَّا وَلْهَانُ فَهُوَ يُوَسْوِسُ فِى الْوُضُوْءِ وَالصَّلَاةِ وَالْعِبَادَاتِ) وَقِيْلَ: وَلْهَانُ هُوَ الْمُوَسْوِسُ فَى الطَّهَارَةِ وَهُوَ يُوَلِّهُ النَّاسَ بِكَثْرَةِ اسْتِعْمَالِ الْمَاءِ.

(Dan adapun setan walhan maka dia adalah setan yang berbisik-bisik di dalam wudhu dan sholat dan ibadah-ibadah) Dan dikatakan: Walhan adalah setan yang berbisik-bisik dalam bersuci dan dia membingungkan manusia dengan memperbanyak penggunaan air.

وَعَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُ عَنْ رَسُوْلِ اللّٰهِ ﷺ قَالَ: [لِلْوُضُوْءِ شَيْطَانٌ يُقَالُ لَهُ الْوَلْهَانُ فَاتَّقُوْهُ] أَوْ قَالَ: [فَاحْذَرُوْهُ].

Dari Ali Radhiallahu anhu dari Rasulullah ﷺ bersabda: [Dalam wudhu ada setan yang disebut Walhan, maka berhati-hatilah kalian darinya] Atau Rasulullah ﷺ bersabda: [Waspadalah terhadapnya].

أَمَّا الْمُوَسْوِسُ فِى الصَّلَاةِ فَاسْمُهُ خَنْزَبٌ بِفَتْحِ الْخَاءِ الْمُعْجَمَةِ وَسُكُوْنِ النُّوْنِ كَمَا فِى الْقَامُوْسِ.

Adapun setan yang berbisik-bisik dalam sholat maka namanya adalah khonzab dengan memfathahkan huruf خ yang diberi titik atasnya dan mensukunkan huruf ن sebagaimana di dalam kamus.

Ingin Berbagi Kebaikan?

Dukung program-program sosial dan dakwah kami. Setiap donasi adalah investasi akhirat.

Lihat Program Donasi

Bagikan Kebaikan