اَلْمَقَالَةُ الْأُوْلَى (قَالَ النَّبِيُّ ﷺ: [أَوْحَى اللّٰهُ تَعَالَى إلَى مُوْسَى بْنِ عِمْرَانَ فِى التَّوْرَاةِ: إنَّ أُمَّهَاتِ الْخَطَايَا ثَلَاثٌ:
Maqolah yang kesatu (Telah bersabda Nabi ﷺ: [Allah telah mewahyukan kepada Nabi Musa Bin Imran dalam kitab Taurat: Sesungguhnya induk dari dosa-dosa itu ada tiga:
الْكِبْرُ) قَالَ ﷺ: [اَلْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ] أَيْ رَدُّ الْحَقِّ وَاحْتِقَارُ النَّاسِ وَمَنْ نَظَرَ إلَى نَفْسِهِ بِعَيْنِ التَّعْظِيْمِ وَإِلَى غَيْرِهِ بِعَيْنِ الْاِسْتِصْغَارِ فَهُوَ مِنَ الْمُتَكَبِّرِيْنَ
Sombong) Telah bersabda Nabi ﷺ: [Sombong adalah menolak kebenaran dan menghina orang lain] Maksudnya menolak kebenaran dan merendahkan manusia. Barang siapa melihat pada dirinya dengan pandangan mengagung-agungkan dan melihat kepada orang lain dengan pandangan mengecilkan maka dia itu termasuk dari golongan orang-orang yang sombong
(وَالْحَسَدُ) قَالَ مُعَاوِيَةُ رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُ: لَيْسَ فِى خِصَالِ الشَّرِّ أَعْدَلُ مِنَ الْحَسَدِ يَقْتُلُ الْحَاسِدَ قَبْلَ أَنْ يَصِلَ إلَى الْمَحْسُوْدِ
(Dan dengki) Telah berkata Mu'awiyah Radhiallahu Anhu: Tidak ada dalam tabiat keburukan yang lebih setimpal dari dengki orang yang dengki dapat membunuh sebelum dia sampai pada orang yang didengki
(وَالْحِرْصُ) عَلَى الدُّنْيَا، قَالَ مَالِكُ بْنُ دِيْنَارٍ رَحِمَهُ اللّٰهُ: إذَا سَقِمَ الْبَدَنُ لَمْ يَنْجَعْ فِيْهِ طَعَامٌ وَلَا شَرَابٌ وَلَا نَوْمٌ وَلَا رَاحَةٌ كَذٰلِكَ الْقَلْبُ إذَا غَلَبَ عَلَيْهِ حُبُّ الدُّنْيَا لَمْ تَنْفَعْهُ الْمَوْعِظَةُ
(Dan serakah) Pada dunia. Telah berkata Malik Bin Dinar Rahimahullah: Apabila badan sakit maka tidak akan memberi manfaat padanya makanan dan tidak akan memberi manfaat padanya minuman dan tidak akan memberi manfaat padanya tidur dan tidak akan memberi manfaat padanya istirahat demikian pula hati apabila menguasai padanya cinta dunia tidak akan bermanfaat baginya nasihat-nasihat.
(فَنَشَأَ مِنْهَا) أَيْ الثَّلَاثَةِ (سِتَّةٌ فَصِرْنَ) أَيْ الثَّلَاثَةُ مَعَ السِّتَّةِ (تِسْعَةً: اَلْأُوْلَى مِنَ السِّتَّةِ: الشِّبَعُ وَالنَّوْمُ وَالرَّاحَةُ) أَيْ زَوَالُ الْمَشَقَّةِ
(Maka timbul darinya) Maksudnya dari tiga sifat (Enam sifat sehingga jadilah itu) Maksudnya tiga serta enam (Sembilan sifat: Yang pertama dari enam sifat: Adalah kenyang dan tidur dan istirahat) Maksudnya hilangnya kesulitan
(وَحُبُّ الْأَمْوَالِ) قَالَ سَيِّدِيْ عَبْدُ اللّٰهِ الْحَدَّادُ قَدَّسَ سِرَّهُ: وَعَلَيْكَ بِإِخْرَاجِ حُبِّ الدِّيْنَارِ وَالدِّرْهَمِ مِنْ قَلْبِكَ حَتَّى يَصِيْرَانِ عِنْدَكَ بِمَنْزِلَةِ الْحَجَرِ وَالْمَدَرِ
(Dan cinta harta) Telah berkata tuanku Abdullah Al-Haddad Qoddasa Sirroh: Dan wajib atasmu mengeluarkan cinta terhadap dinar dan dirham dari hatimu hingga menjadi keduanya bagimu satu martabat dengan batu dan tanah
(وَحُبُّ الثَّنَاءِ وَالْمَحْمَدَةِ) وَعَلَيْك بِإِخْرَاجِ حُبِّ الْمَنْزِلَةِ عِنْدَ النَّاسِ مِنْ قَلْبِكَ حَتَّى يَسْتَوِيَ عِنْدَكَ مَدْحُهُمْ وَذَمُّهُمْ
(Dan cinta sanjungan dan pujian) Dan wajib atas kalian mengeluarkan cinta terhadap kedudukan di sisi manusia dari hatimu hingga sama saja bagimu pujian mereka dan celaan mereka
(وَحُبُّ الرِّيَاسَةِ) وَعَلَيْكَ بِإِخْرَاجِ حُبِّ الْجَاهِ عِنْدَ النَّاسِ مِنْ قَلْبِكَ حَتَّى يَسْتَوِيَ عِنْدَكَ إقْبَالُهُمْ عَلَيْكَ وَإِدْبَارُهُمْ عَنْكَ فَإِنَّ حُبَّ الْجَاهِ أَضَرُّ عَلَى صَاحِبِهِ مِنْ حُبِّ الْمَالِ وَكِلَاهُمَا دَالَّانِ عَلَى الرَّغْبَةِ فِى الدُّنْيَا،
(Dan cinta jabatan) Dan wajib atas kalian mengeluarkan cinta terhadap jabatan di sisi manusia dari hatimu hingga sama saja bagimu menghadapnya mereka kepadamu dan membelakanginya mereka darimu karena sesungguhnya cinta jabatan itu lebih berbahaya bagi pemiliknya daripada cinta harta dan keduanya menunjukkan pada keinginan terhadap dunia
وَأَصْلُ حُبِّ الْجَاهِ حُبُّ التَّعْظِيْمِ فَالْعَظَمَةُ مِنْ صِفَاتِ اللّٰهِ تَعَالَى. أَمَّا حُبُّ الْمَالِ فَأَصْلُهُ حُبُّ التَّمَتُّعِ بِالشَّهَوَاتِ وَذٰلِكَ مِنْ صِفَاتِ الْبَهَائِمِ.
Dan asal dari cinta jabatan adalah cinta diagungkan. Karena keagungan adalah sebagian dari sifat-sifat Allah Ta'ala. Adapun asal dari cinta harta maka asalnya adalah cinta bersenang-senang dengan syahwat dan cinta bersenang senang dengan syahwat itu adalah sebagian dari sifat-sifat hewan.
Ingin Berbagi Kebaikan?
Dukung program-program sosial dan dakwah kami. Setiap donasi adalah investasi akhirat.
Lihat Program Donasi