Terjemah Kitab Nashaihul Ibad Bab 5 Maqolah 18 - Ayobuatbaik
App Icon

Ayobuatbaik App

Nikmati pengalaman lebih cepat & lancar.

Kembali ke Bab 5
BAB 5 MAQOLAH 18

Terjemah Kitab Nashaihul Ibad Bab 5 Maqolah 18

 

(وَ) الْمَقَالَةُ الثَّامِنَةَ عَشْرَةَ (قَالَ النَّبِيُّ عَلَيْهِ السَّلَامُ: إِنَّ فِي جَمْعِ المَالِ خَمْسَةَ أَشْيَاءَ) مِنَ الصِّفَاتِ الْمَذْمُوْمَةِ

Maqolah yang ke delapan belas (Nabi Alaihis Salam bersabda: Sesungguhnya dalam mengumpulkan harta itu ada lima perkara:) Dari sifat-sifat yang tercela

(اَلْعَنَاءَ) أَيْ اَلذِّلَّةَ وَحُصُوْلَ الْمَشَقَّةِ (فِى جَمْعِهِ) أَيْ اَلْمَالِ

(Susah payah) kehinaan dan hasilnya kesusahan (Dalam mengumpulkannya) Maksudnya harta

(والشُّغْلَ عَنْ ذِكْرِ اللهِ تَعَالَى بِإِصْلَاحِهِ) أَيْ اَلْمَالِ

(Dan sibuk jauh dari berdzikir kepada Allah Ta'ala karena mengurusnya) Maksudnya harta

(وَالخَوْفَ مِنْ سَالِبِهِ) أَيْ آخِذَهُ بِالْقَهْرِ أَوْ بِالْاِخْتِلَاسِ (وَسَارِقِهِ) أَيْ آخِذِهِ خُفْيَةً

(Dan takut terhadap orang yang mengambilnya) Maksudnya mengambil harta dengan paksaan atau dengan menjambret (Dan terhadap orang yang mencurinya) Maksudnya mengambil harta secara sembunyi-sembunyi

(وَاحْتِمَالَ اسْمِ الْبَخِيْلِ لِنَفْسِهِ وَمُفَارَقَةَ الصَّالِحِينَ مِنْ أَجْلِهِ) أَيْ مِنْ أَجْلِ خِدْمَةِ الْمَالِ

(Dan menanggung julukan orang yang paling pelit untuk dirinnya dan berpisah dengan orang-orang sholeh karena arah arah harta) Maksudnya karena arah-arah berkhidmah pada harta

(وَفِي تَفْرِيْقِهِ) أَيْ اَلْمَالِ بِإِجْرَائِهِ عَلَى سَبِيْلِ الْخَيْرِ (خَمْسَةَ أَشْيَاءَ) مِنَ الصِّفَاتِ الْمَحْمُوْدَةِ

(Dan sesungguhnya dalam membagi-bagikannya) Maksudnya harta dengan membelanjakannya pada jalan kebaikan (Itu ada lima perkara:) Dari sifat-sifat yang terpuji

(رَاحَةَ النَّفْسِ) أَيْ اَلْبَدَنِ (مِنْ) تَعَبِ (طَلَبِهِ) أَيْ اَلْمَالِ

(Tenangnya diri) Maksudnya badan (Dari) Rasa letih (mencari harta) Maksudnya harta

(وَالْفَرَاغَ لِذِكْرِ اللّٰهِ) أَيْ اَلتَّبَتُّلَ إِلَى ذِكْرِ اللّٰهِ تَعَالَى وَالْاِنْقِطَاعِ (مِنْ حِفْظِهِ) أَيْ اَلْمَالِ

(Dan waktu luang untuk berdzikir kepada Allah) Maksudnya sungguh-sungguh beribadah dengan berdzikir kepada Allah Ta'ala dan terputus (Dari menjaganya) Maksudnya harta

(وَالْأَمْنَ) أَيْ عَدَمُ الْخَوْفِ (مِنْ سَالِبِهِ وسَارِقِهِ) وَهُوَ الْآخِذُ مِنْ مَحْرُوْزٍ بِحَافِظٍ أَوْ بِمَكَانٍ بِلَا شُبْهَةٍ

(Dan rasa aman) Maksudnya tidakadanya rasa takut (Pada orang yang mengambil harta dan orang yang mencurinya) سَارِقٌ Adalah orang yang mengambil harta dari harta yang dijaga oleh penjaga atau oleh tempat terpercaya

(وَاكْتِسَابَ اسْمِ الْكَرِيْمِ لِنَفْسِهِ ومُصَاحَبَةَ الصَّالِحِيْنَ لِفِرَاقِهِ) قَالَ بَعْضُ الْفُصَحَاءِ: جُوْدُ الرَّجُلِ يُحَبِّبُهُ إِلَى أَضْدَادِهِ وَبُخْلُهُ يُبَغِّضُهُ إِلَى أَوْلَادِهِ.

(Dan memperoleh julukan orang dermawan untuk dirinya dan bersahabat dengan orang-orang sholeh karena berpisah dari harta) Sebagian dari orang-orang fasih berkata: Baik hatinya seseorang itu menjadi sebab ia dicintai oleh musuh-musuhnya dan pelitnya seseorang itu menjadi sebab dibencinya ia oleh anak-anaknya.

وَقَالَ بَعْضُ الْفُصَحَاءِ: خَيْرُ الْأَمْوَالِ مَا اسْتَرَقَّ حُرًّا وَخَيْرُ الْأَعْمَالِ مَا اسْتَحَقَّ شُكْرًا.

Dan sebagian dari orang-orang fasih berkata: Sebaik-baiknya harta adalah harta yang telah memperbudak orang merdeka dan sebaik-baiknya amal adalah amal yang patut disukuri

Ingin Berbagi Kebaikan?

Dukung program-program sosial dan dakwah kami. Setiap donasi adalah investasi akhirat.

Lihat Program Donasi

Bagikan Kebaikan