(وَ) المَقالَةُ الثالِثَةَ عَشْرَةَ (عَنْ سُفْيان الثَوْرِيِّ) رَحِمَهُ اللّٰهُ تَعالَى (أَنَّهُ قالَ: اِخْتارَ الفُقَراءُ) أَيْ الَّذِيْنَ رَضُوْا بِالفَقْرِ (خَمْسًا) مِنَ الصِّفَاتِ الْمَحْمُوْدَةِ
Maqolah yang ke dua belas (Dari Sufyan Ats-Tsauri) Rahimahullahu Ta'ala (Sesungguhnya ia berkata: Orang-orang fakir telah memilih) Maksudnya orang-orang yang ridho dengan kefakiran (Lima) Dari sifat-sifat yang terpuji
(وَاخْتارَ الأَغْنِياءُ) أَيْ الَّذِينَ أَحَبُّوا الأَمْوالَ (خَمْسًا) مِنَ الصِّفَاتِ المَذْمُومَةِ
(Dan orang-orang kaya telah memilih) Maksudnya orang-orang yang mencintai harta (Lima) Dari sifat-sifat yang tercela
(اِخْتارَ الفُقَرَاءُ راحَةَ النَفْسِ) وَهُوَ اِسْمٌ لِجُمْلَةِ الإِنْسانِ
(Orang-orang fakir telah memilih ketenangan diri) Lafadz النَفْسِ adalah nama untuk keseluruhan manusia
(وَفَرَاغَةَ الْقَلْبِ) أَيْ مِنَ الثِقَلِ. كانَ رَسُولُ اللّٰهُ ﷺ يَقُولُ:[اَللٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ العَيْشَ الرَّافِعَ وَالبَالَ الْفَارِغَ]،
(Dan longgarnya hati) Maksudnya dari beban berat. Rasulullah ﷺ berdoa: [Ya Allah aku meminta kepadamu mata pencaharian yang dapat mengangkat derajat dan hati yang longgar]
(وَعُبُوْدِيَّةَ الرَبِّ، وَخِفَّةَ الْحِسَابِ) يَوْمَ الْمَحْشَرِ (وَالدَّرَجَةَ الْعُلْيَا) فِي الْجَنَّةِ
(Dan beribadah kepada Rabb, dan ringannya hisab) Pada hari mahsyar (Dan derajat yang tinggi) Di surga
(وَاخْتارَ الأَغْنِياءُ تَعَبَ النَفْسِ) لِأَنَّهُ كُلَّ وَقْتٍ فِي خِدْمَةِ الْأَمْوَالِ (وَشُغْلَ الْقَلْبِ) فِي تَفْكِيْرِ الْأَمْوَالِ (وَعُبُوْدِيَّةَ الدُّنْيَا) فَمَنْ أَحَبَّ شَيْئًا فَهُوَ عَبْدُهُ
(Orang-orang kaya telah memilih lelahnya diri) Karena sesungguhnya ia di setiap waktu itu mengabdi pada harta-harta (Dan sibuknya hati) Dalam memikirkan harta-harta (Dan menghamba pada dunia) Barang siapa yangg mencintai sesutu maka ia adalah hambanya
(وَشِدَّةُ الْحِسَابِ) بِسَبَبِ الْأَمْوَالِ، وَمَنْ نُوْقِشَ فِي الْحِسَابِ عُذِّبَ، وَمَنْ أَحَبَّ شَيْئًا عُذِّبَ بِهِ (وَالدَّرَجَةَ السُّفْلَى) وَهِيَ الدُّنْيَا لِأَنَّهَا بِالنِّسْبَةِ لِدَرَجَةِ الْآخِرَةِ لَا شَيْءَ.
(Dan beratnya hisab) Karena sebab harta-harta, Barang siapa yang dibantah di dalam hisab maka pasti akan diadzab, dan barang siapa senang dengan sesuatu maka pasti ia akan diadzab dengan sesutu itu (Dan derajat yang rendah) Derajat yang rendah adalah dunia karena sesungguhnya dunia dengan membandingkan pada derajat akhirat itu tidak ada apa apanya
Ingin Berbagi Kebaikan?
Dukung program-program sosial dan dakwah kami. Setiap donasi adalah investasi akhirat.
Lihat Program Donasi