(وَ) الْمَقَالَةُ الثَّالِثَةُ (قَالَ النَّبِيُّ عَلَيْهِ السَّلَامُ: لَا يُعْطِي اللَّهُ لِأَحَدٍ خَمْسًا) مِنَ الْهَيْئَاتِ (إِلَّا وَقَدْ أَعَدَّ) أَيْ هَيَّأَ (لَهُ خَمْسًا أُخْرَى) مِنْ جَزَائِهَا (لَا يُعْطِيهِ) أَيْ اللَّهُ الشَّخْصَ (الشُّكْرَ) لِلنِّعْمَةِ (إِلَّا وَقَدْ أَعَدَّ لَهُ الزِّيَادَةَ) عَلَى تِلْكَ النِّعْمَةِ، قَالَ اللَّهُ تَعَالَى: ﴿لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ﴾ [إبْرَاهِيم: الْآيَة ٧] (وَلَا يُعْطِيهِ الدُّعَاءَ إلَّا وَقَدْ أَعَدَّ لَهُ الِاسْتِجَابَةَ) قَالَ اللَّهُ تَعَالَى: ﴿أُدْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ﴾ [غَافِر: الْآيَة ٦٠]. رُوِيَ أَنَّهُ ﷺ قَالَ: [اَللَّهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ نَفْسًا مُطْمَئِنَّةً تُؤْمِنُ بِلِقَائِكَ وَتَرْضَى بِقَضَائِكَ وَتَقْنَعُ بِعَطَائِكَ] رَوَاهُ الطَّبَرَانِيُّ اهْ. (وَلَا يُعْطِيهِ الْإِسْتِغْفَارَ إلَّا وَقَدْ أَعَدَّ لَهُ الْغُفْرَانَ) قَالَ اللَّهُ تَعَالَى: ﴿اِسْتَغْفِرُوْا رَبَّكُمْ إنَّهُ كَانَ غَفَّارًا﴾ [نُوح: الْآيَةَ ١٠]. رُوِيَ أَنَّهُ ﷺ قَالَ: [لَوْ أَخْطَأْتُمْ حَتَّى تَبْلُغَ خَطَايَكُمُ السَّمَاءَ ثُمَّ تُبْتُمْ لَتَابَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ] رَوَاهُ ابْنُ مَاجَهِ
Maqolah yang ketiga (Telah bersabda Nabi alaihis sallam: Tidaklah Alllah memberi kepada seseorang pada lima hal) Dari keadaan-keadaan (Kecuali sunnguh Allah telah menyiapkan) Maksudnya menyediakan (Bagi seseorang itu lima hal lainnya) Sebagai balasan lima perkara itu (Allah tidak memberi kepada seseorang) Maksudnya Allah kepada seseorang (Rasa syukur) Atas nikmat (Kecuali benar-benar Allah telah menyiapkan bagi seseorang itu tambahan) Atas nikmat tersebut. Telah berfirman Allah Ta'ala: ﴾Jika kalian bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepada kalian﴿ [Q.S Ibrahim: Ayat 7] (Dan Allah tidak memberi kepada seseorang doa kecuali benar-benar Allah telah menyiapkan bagi seseorang itu Ijabah) Allah Ta'ala berfirman: ﴾Berdoalah kalian kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkannya untuk kalian﴿ [Q.S Ghafir: Ayat 60]. Diriwayatkan bahwa Nabi ﷺ bersabda: [Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu jiwa yang tenang, yang beriman dengan pertemuan-Mu, dan ridha dengan ketentuan-Mu, dan merasa cukup dengan pemberian-Mu.] Telah meriwayatkan Hadist ini Imam Thabarani (Dan Allah tidak memberi kepada seseorang istighfar kecuali benar-benar Allah telah menyiapkan bagi seseorang itu ampunan) Allah Ta'ala berfirman: ﴾Mintalah kalian kepada Tuhan kalian ampunan, sesungguhnya tuhan kalian adalah dzat Maha Pengampun﴿ [Q.S Nuh: Ayat 10]. Diriwayatkan sesungguhnya Nabi ﷺ bersabda: [Jika kalian berbuat kesalahan hingga mencapai kesalahan kalian pada langit, kemudian kalian bertaubat, pasti Allah akan menerima taubat untuk kalian semua.] Telah meriwayatkan pada hadits ini Imam Ibnu Majah.
(وَلَا يُعْطِيهِ التَّوْبَةَ إِلَّا وَقَدْ أُعَدَّ لَهُ الْقَبُولُ) أَيْ قَبُولَ التَّوْبَةِ. رُوِيَ أَنَّهُ ﷺ قَالَ: [مَكْتُوبٌ حَوْلَ الْعَرْشِ قَبْلَ أَنْ تُخْلَقَ الدُّنْيَا بِأَرْبَعَةِ آلَافِ عَامٍ: وَإِنِّي لَغَفَّارٌ لِمَنْ تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا ثُمَّ اهْتَدَى] رَوَاهُ الدَّيْلَمِيُّ. (وَلَا يُعْطِيهِ الصَّدَقَةَ إِلَّا وَقَدْ أَعَدَّ لَهُ التَّقَبُّلَ) أَيْ حُصُولَ الْقَبُولِ.
(Dan Allah tidak memberi kepada seseorang taubat kecuali benar-benar Allah telah menyiapkan bagi seseorang itu penerimaan) Maksudnya penerimaan taubat. Diriwayatkan sesungguhnya Nabi ﷺ bersabda: [Tertulis di sekitar Arsy sebelum diciptakan dunia empat ribu tahun: Dan sesungguhnya aku adalah dzat maha pengampun bagi orang yang bertaubat dan beriman dan beramal sholeh kemudian mengikuti petunjuk] Telah meriwayatkan hadits ini Imam Ad-Dailami. (Dan Allah tidak memberi kepada seseorang shodaqoh kecuali benar-benar Allah telah menyiapkan bagi seseorang itu penerimaan) Maksudnya hasilnya penerimaan.
رُوِيَ أَنَّهُ ﷺ قَالَ: [كُلُّ امْرِئٍ فِي ظِلِّ صَدَقَتِهِ حَتَّى يُقْضَى بَيْنَ النَّاسِ] رَوَاهُ الْإِمَامُ أَحْمَدُ.
Diriwayatkan sesungguhnya Nabi ﷺ bersabda: [Setiap orang itu berada dalam bayang-bayang sedekahnya hingga diadili di antara manusia] Telah meriwayatkan pada hadits ini Imam Ahmad.
وَرُوِيَ أَنَّهُ ﷺ قَالَ: [مَا مِنْ عَبْدٍ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ يَبْتَغِي بِهَا وَجْهَ اللَّهِ إِلَّا قَالَ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ: عَبْدِيْ رَجَوْتَنِيْ فَلَنْ أَحْقِرَكَ، حَرَّمْتُ جَسَدَكَ عَلَى النَّارِ وَادْخُلْ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتَ] رَوَاهُ ابْنُ لَالٍ.
Dan diriwayatkan sesungguhnya Nabi bersabda: [Tidaklah seorang hamba yang bersedekah dengan sedekah yang dia berharap dengan sedekah itu pada ridho Allah, melainkan berfirman Allah pada hari kiamat: 'Hamba-Ku, engkau harapkan aku, maka Aku tidak akan merendahkanmu. Aku haramkan tubuhmu atas neraka dan masuklah kamu dari pintu-pintu manapun dari Surga yang kamu mau] Telah meriwayatkan pada hadits ini Imam Ibnul Al.
Ingin Berbagi Kebaikan?
Dukung program-program sosial dan dakwah kami. Setiap donasi adalah investasi akhirat.
Lihat Program Donasi