Terjemah Kitab Nashaihul Ibad Bab 3 Maqolah 48 - Ayobuatbaik
App Icon

Ayobuatbaik App

Nikmati pengalaman lebih cepat & lancar.

Kembali ke Bab 3
BAB 3 MAQOLAH 48

Terjemah Kitab Nashaihul Ibad Bab 3 Maqolah 48

(وَ) الْمَقَالَةُ الثَّامِنَةُ وَالْأَرْبَعُونَ (عَنْ وَهْبِ بْنِ مُنَبِّهٍ الْيَمَانِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: مَكْتُوبٌ فِي التَّوْرَاةِ: الْحَرِيصُ فَقِيرٌ) أَيْ الطَّالِبُ لِشَيْءٍ بِاجْتِهَادٍ فِي إِصَابَتِهِ فَاقِدٌ لِمَا يَحْتَاجُ إِلَيْهِ (وَإِنْ كَانَ مَالِكَ الدُّنْيَا) أَيْ مَا بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ مِنَ الْأَمْتِعَةِ وَالْجَوَاهِرِ (وَالْمُطِيعُ لِلَّهِ تَعَالَى مُطَاعٌ لِلنَّاسِ وَإِنْ كَانَ) أَيْ الْمُطِيعُ (مَمْلُوكًا) أَيْ عَبْدًا لِلنَّاسِ (وَالْقَانِعُ) أَيْ السَّاكِنُ الْقَلْبِ عِنْدَ عَدَمِ الْمَأْلُوفَاتِ وَالرَّاضِي بِقِسْمَةِ اللَّهِ تَعَالَى (غَنِيٌّ وَإِنْ كَانَ جَائِعًا) وَهَرَبَتْ اِمْرَأَةٌ أَسِيرَةٌ مِنْ بِلَادِ الْكُفْرِ وَمَشَتْ مِائَتَيْ فَرْسَخٍ لَمْ تَأْكُلْ شَيْئًا فَسُئِلَتْ: كَيْفَ قَوِيتِ عَلَى الْمَشْيِ بِلَا أَكْلٍ؟ فَقَالَتْ: كُلَّمَا جِعْتُ قَرَأْتُ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ فَأَشْبَعُ.

Maqolah yang ke empat puluh delapan (Dari Wahab Bin Munabbih Al-Yamani Radhiallahu Anhu: Termaktub dalam kitab Taurat: Orang yang ambisius itu adalah orang fakir) Maksudnya Orang yang mencari sesuatu dengan bersungguh-sungguh dalam memperoleh sesuatu itu adalah yang tidak mempunyai perkara yang ia mebutuhkan pada perkara itu (Walaupun terbukti ia memiliki dunia) Maksudnya perkara di antara langit dan bumi dari berbagai kenikmatan dan perhiasan (Dan orang yang taat kepada Allah Ta'ala itu adalah orang yang akan ditaati oleh manusia walaupun terbukti) Maksudnya orang yang mentaati Allah (Adalah seorang budak) Maksudnya budak milik manusia (Dan orang yang qonaah) Maksudnya yang tenang hatinya ketika tidak ada perkara yang menjadi kebiasaanya dan ridho atas bagian dari Allah Ta'ala (Adalah orang kaya walaupun terbukti ia adalah orang yang lapar) Telah kabur seorang wanita yang ditawan dari negaranya orang kafir dan ia berjalan sejauh dua ratus farsah ia tidak makan apapun kemudian ia ditanya: Bagaimana kamu bisa kuat berjalan tanpa makan, kemudian ia berkata setiap kali aku lapar maka aku membaca قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ tiga kali kemudian aku kenyang.

Ingin Berbagi Kebaikan?

Dukung program-program sosial dan dakwah kami. Setiap donasi adalah investasi akhirat.

Lihat Program Donasi

Bagikan Kebaikan