(وَ) الْمَقَالَةُ السَّادِسَةُ (عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: كَمْ مِنْ مُسْتَدْرَجٍ) أَيْ مَأْخُوذٍ قَلِيلًا قَلِيلًا (بِالنِّعْمَةِ) بِإِكْثَارِهَا (عَلَيْهِ، وَكَمْ مِنْ مَفْتُونٍ) أَيْ مُمْتَحَنٍ بِالْبَلَاءِ (بِالثَّنَاءِ) أَيْ بِكَثْرَةِ ثَنَاءِ النَّاسِ (عَلَيْهِ، وَكَمْ مِنْ مَغْرُورٍ) أَيْ مُطْمَئِنٍّ قَلْبُهُ فِي الدُّنْيَا وَغَافِلٌ عَنْ الْآخِرَةِ (بِالسَّتْرِ) أَيْ بِسَتْرِ اللَّهِ عُيُوبَهُ (عَلَيْهِ).
Maqolah yang ke enam (Dari Abdullah bin Mas'ud Radhiallahu Anhu: Begitu banyak dari orang yang ditipu) Maksudnya orang yang diadzab sedikit demi sedikit (dengan kenikmatan) dengan memperbanyak nikmat (Kepadanya, Dan begitu banyak dari orang yang diberi ujian) Maksudnya orang yang diuji dengan musibah (Dengan pujian) Maksudnya dengan banyaknya pujian dari manusia (Kepadanya, Dan begitu banyak dari orang yang tertipu) Maksudnya ditenangkan hatinya di dunia dan lalai dari akhirat (Dengan ditutupnya aib) Maksudnya dengan cara Allah menutup aibnya (Kepadanya).
Ingin Berbagi Kebaikan?
Dukung program-program sosial dan dakwah kami. Setiap donasi adalah investasi akhirat.
Lihat Program Donasi