Terjemah Kitab Nashaihul Ibad Bab 2 Maqolah 24 : Dua Sumber Dosa dan Fitnah
(وَ) الْمَقَالَةُ الرَّابِعَةُ وَالْعِشْرُونَ (قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: "أَصْلُ جَمِيعِ الْخَطَايَا حُبُّ الدُّنْيَا) وَهِيَ مَا زَادَ عَنِ الْحَاجَةِ (وَأَصْلُ جَمِيعِ الْفِتَنِ مَنْعُ الْعُشْرِ وَالزَّكَاةِ) وَهَذَا مِنْ عَطْفِ الْعَامِّ عَلَى الْخَاصِّ، لِأَنَّ الْعُشْرَ خَاصٌّ بِالزُّرُوعِ وَالثِّمَارِ وَالزَّكَاةُ شَامِلَةٌ لِذَلِكَ, وَلِزَكَاةِ النَّقْدِ وَالْأَنْعَامِ وَلِزَكَاةِ الْبَدَنِ.
Maqolah yang ke dua puluh empat (Telah bersabda Nabi Muhammad ﷺ : "Pangkal seluruh dosa adalah cinta dunia) Yaitu perkara yang melebihi dari kebutuhan pokok (Dan pangkal seluruh fitnah adalah menahan dari membayar sepersepuluh dan menahan zakat) Athof lafadz ini adalah dari menathofkan lafadz umum pada lafadz yang lebih khusus, Karena sesungguhnya zakat persepuluh itu khusus bagi hasil tani dan buah buahan. Sedangkan lafadz zakat itu mencakup pada zakat hasil pertanian dan buah-buahan, dan mencapuk zakat emas dan ternak dan zakat fitrah.
Ingin Berbagi Kebaikan?
Dukung program-program sosial dan dakwah kami. Setiap donasi adalah investasi akhirat.
Lihat Program Donasi